Kamis, 15 Agustus 2013

RAHASIA WAJAH BERCAHAYA


Bismillah..
Memiliki wajah bercahaya adalah keinginan dari semua wanita. Wajah bercahaya bukan berarti harus berwajah cantik. Banyak wanita yang memiliki wajah cantik, tetapi tidak sedap dipandang mata. Sebaliknya banyak wanita yang memilki wajah yang biasa saja, tetapi terlihat menarik di mata orang lain. Bentuk wajah, warna kulit dalam batas tertentu memang meberikan keindahan. Namun, telah terbukti ada hal lain yang membuat seseorang menjadi indah. Kita bisa membagi keindahan batin dan keindahan lahir. keindahan batin adalah zat yang dicintai, seperti keindahan ilmu, akal, kemurahan hati, keberanian, ksatria dan lain-lainnya.
Keindahan batini ini menghiasi rupa lahir sekalipun tidak indah. Orang yang memiliki  keindahan batin walaupun berpakaian bagus, kemuliaan dan kharisma akan terasa bila ruhnya tertanam sifat-sifat tersebut. Siapa yang melihatnya akan merasa enggan kepadanya dan siapa yang bergaul dengannya akan merasa nyaman. Barangkali anda pernah lihat orang yang secara fisik berkulit hitam, tidak elok tapi karena memiliki sifat-sifat terpuji dan rajin shalat malam maka dengan sendirinya akan terlihat bagus rupa, menyenangkan dan wajahnya bercahaya cemerlang.
Ana pernah melihat seseorang yang wajahnya bercahaya, yaitu guru Al-Qur’an ana ketika di SMA dulu. Masya Allah, wajah beliau tampak bersinar seperti bulan purnama..! Ketika mengajar di kelas, beliau tidak pernah marah sama sekali pada murid2nya. Yang paling ana ingat dari nasihat beliau adalah hasungan untuk selalu menjadi hamba yang bersyukur dan qana’ah.
Apa ya rahasianya agar wajah bisa bercahaya?
1. Rahasia pertama adalah berbuat kebaikan
“Sesungguhnya kebaikan itu membuahkan semburat cahaya di wajah, lentera di hati, meluasnya rezeki, kuatnya badan, rasa cinta di hati orang. Dan sungguh dalam keburukan terdapat kepekatan di wajah, kegelapan di kubur, kelemahan badan, kurangnya rezeki, dan kebencian di hati orang.” (Abdullah bin Abbas)
Kalau berdasarkan atsar Ibnu Abbas di atas, berarti salah satu penyebab wajah bercahaya adalah Berbuat Kebaikan. Orang yang suka berbuat baik, maka hatinya menjadi tentram dan akan keluar sebuah senyuman yang murni dan tulus dari hatinya yang baik. Kebaikan hati itu pun terpancar melalui wajahnya.  Ini terbukti ketika salah satu sahabat sejati ana memberi hadiah buah pisang.
Setelah memberikan hadiah itu, ana melihat wajahnya menjadi lebih berseri dari sebelumnya.. atau lebih bercahaya dari sebelumnya. Ini baru contoh kecil, bagaimana kalau kebaikan itu dilakukan terus-menerus? Anda bisa menebaknya sendiri.
2. Rahasia kedua adalah shalat tahajud
Ulama kharismatik kota Basrah, Al Hasan Al Basri pernah ditanya orang, “Kenapa orang-orang yang membiasakan diri salat tahajjud di malam hari mukanya tampah cerah, berseri-seri dan berwibawa?“Beliau menjawab, “Karena mereka selalu bercengkerama dengan Tuhan yang Maha Penyayang di kegelapan malam, maka Dia pun memberikan kepada mereka cahaya dari cahaya-Nya“.
Abdul Aziz bin Umair menggambarkan kecantikan dan kewibawaan orang yang rajin salat tahajjud dengan mengatakan, “Anda akan melihat cahaya kebesaran pada mereka, Anda juga akan melihat bekas-bekas pengabdian di antara kedua mata mereka. Sesungguhnya orang yang mau memutuskan sebagian kepentingan duniawinya. Demikian juga dengan orang yang memutus hubungan dengan-Nya, Allah juga akan memperlihatkan bekas-bekasnya kepadanya “.
Dalam kaitan ini Said bin Al Musayyab ra berkata, “Sesungguhnya orang yang selalu salat malam, Allah akan menjadikan pada wajahnya sinar, sehingga dia dicintai oleh seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang akan berkata, “Aku sungguh menyenangi orang ini “.
Orang yang memiliki wajah bercahaya itu, waktu malamnya digunakan untuk bermunajat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia terbangun dari tidur yang menyelimutinya. Apabila siang menjelang, merekajauh dari kehidupan yang serba nikmat. Allah lah yang memberikan cahaya pada orang yang menggunakan waktunya dengan baik dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Yang matanya disibukkan dengan tangis karena merasa melakukan hal-hal yang diharamkan. Lisannya tertahan -dalam diamnya- dari hal-hal yang menghancurkan. Tangannya tertahan, karena takut terjerumus syahwat. Langkahnya terkendali dengan muhasabah.
3. Rahasia ketiga adalah berwudhu
Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu’.” (HR. Al Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246)
Dapat dipastikan tak ada satu produk kecantikan pun yang mampu menandingi cahaya yang terpancar dari wajah orang-orang yang terjaga wudhu’nya. Karena cahaya dari air wudhu tak hanya dirasakan di dunia tapi di hari kiamat pun mereka akan mudah dikenali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits,“Bagaimana engkau mengenali umatmu setelah sepeninggalmu, wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam? Kemudian Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tahukah kalian bila seseorang memilki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda-kuda yang yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukankah dia akan mengenali kudanya? Para shahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah berkata: “Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu’ mereka.” (HR. Mslim no. 249)
4.Rahasia keempat adalah berpuasa
Beberapa tahun lalu salah seorang muslimah melihat seorang wanita yang memancarkan wajah yang berbeda dari wanita lain. Orang-orang senang dengan kehadirannya dan merasa kehilangan ketika dia tidak ada. Sebenernya wajah wanita itu biasa saja bahkan berkulit hitam. Awalnya muslimah itu mengira hanya dia yang mempunyai prasangka tentang pancaran wajahnya. Ternyata temen-temannya pun menyatakan hal yang sama. Dia pun berusaha untuk mencari tahu. Apa yang membuat wajah wanita ini begitu menarik.
Muslimah itu curiga, dia pasti melakukan ibadah sunah secara rutin. Ketika ada kesempatan, hal itu ditanyakan kepadanya. Awalnya wanita yang memiliki wajah bercahaya itu tidak mau menjawab. Setelah didesak, dia baru mengaku bahwa selama lima tahun, dia terus menerus puasa senin-kamis dan apabila haid pada hari itu,dia menggantinya dengan puasa daud. Wanita ini juga hampir setiap malam salat tahajud. Luar biasa. Ini adalah salah satu bukti, bahwa kedekatan kita kepada Allah akan menimbulkan pancaran keagungan wajar karena apa saja yang mendekati sumber cahaya, dia akan terkenan pancaran cahaya.
= = = = =
Masya Allah, ternyata ketaatan seorang hamba dapat terlihat pada wajahnya. Apakah Anda ingin wajah Anda bercahaya?
= = = =
Wajah yang Tak Bercahaya
Ada seorang ustadz melihat seorang pemuda. Beliau merasa aneh dengan wajah pemuda tadi, lalu dipanggillah pemuda tadi, “Nak ke sini!”
Setelah mendekat, pemuda tadi ditanya, “Jawab dengan jujur, kamu sholat apa tidak?”
Pemuda itu menjawab dengan pelan dan agak takut2, “Tidak, ustadz.”
“Sudah berapa lama?”, ustadz itu bertanya lagi.
“Sudah lama, Ustadz. Saya sudah tidak sholat sejak SMP, SMA, hingga kuliah.”, jawab pemuda itu.
Lalu ustadz melanjutkan, “Mungkin saat itu tidak ada yang menasihati kamu. Baiklah, sekarang kamu sudah diberitahu. Apakah kamu mau sholat lagi?”.
“Ya, ustadz. Saya bertaubat, saya mau sholat lagi.”
= = = =
Masya Allah, bagaimana ustadz itu tahu ya.. kalau pemuda itu sudah lama tidak sholat.. Beberapa tahun sebelumnya, ana mengikuti kajian di sebuah masjid. Ustadz pemateri juga tahu bahwa salah satu yang menghadiri kajiannya adalah orang yang rajin melakukan puasa Daud, dengan melihat wajahnya saja. Masya Allah..
NIKENPUSPITASARI.WORDPRESS.COM

KEINDAHAN IMAN


Ya Allah,
kebersihan hati sangat kami perlukan..
keindahan iman sangat kami butuhkan..
ampunan dan kasih sayang-Mu sangat kami harapkan..

Ya Rabb,
sungguh Engkaulah pemilik cinta sejati..
Jadikan hati kami, langkah2 kami, selalu berjalan menuju-Mu
mendekati-Mu, mencintai-Mu, seperti cinta-Mu yang luas..
seluas samudera.. bahkan lebih luas lagi..
untuk hamba-hamba-Mu yang lemah ini..

Ya Rabb,
Jadikan kami insan yang memiliki keindahan iman..
jadikan kami insan yang banyak berbuat kebajikan..
jadikan kami insan yang taqwa, beruntung, tegar, ikhlas, dan istiqomah di jalan-Mu..
Semoga hari ini diberi kelancaran, kemudahan segala urusan, keberkahan dan lebih baik dari hari kemarin..
Aamiin..
niken puspitasari

MAWAR SURGA


Wanita Sholihah..
seumpama kuntum mawar surga..
anggun di balik perisai ketegasan..
cantik dalam balutan rasa malu..
berbinar dalam tunduknya pandangan mata..

Wanita Sholihah..
ia lembut mekipun memiliki kekuatan tangguh..
ia mempesona meski tak tersentuh..
ia serahkan jiwa dan raganya pada Rabb-Nya..
dan suatu saat pun tertambatkan pada hati yang diridhai-Nya..
= = = =
Ya Allah, pertemukanlah hamba dengan orang yang benar2 menjaga dirinya karena-Mu..
Ya Allah, pertemukanlah hamba dengan orang yang menjaga kemurnian hatinya untuk-Mu..
Alladziina shobaruu wa ‘alaa Robbihim yatawakkaluunn..

Nikmat kerinduan


Alhamdulillah..
banyak sekali nikmat yang telah diberikan Allah padaku..
(wa in ta’udduu ni’matallaahi laa tuhshuuhaa.. )
banyak pula keinginanku yang dikabulkan oleh-Nya..
(ud’uuniY Astajib lakum, wasykuruuliY wa laa takfuruun..)
Alhamdulillah..
Allah juga telah memberikan kepadaku ‘nikmat kerinduan’ yang mendalam..
Aku telah berusaha mencarinya ke sana kemari.. untuk mendapatkannya..
Bahkan ketika namanya disebut, aku menangis.. karena kerinduan yang teramat dalam di hatiku..
Aku yakin Allah akan mempertemukanku dengannya..
Ya Allah, aku merindukannya..
Aku ingin bisa:

BELAJAR MEMBACA AL QURAN HI HI   JADI MALU…  TERNYATA NAFSU DUNIA SUDAH LEWAT MASANYA BAGIKU AKU INGIN MEMIKIRKAN JIKA TIBA TIBA DEKAPAN KEMATIAN MENJEMPUTKU. :)

MOHON MAF LAHIR DAN BATHIN


Meski RAMADHAN… telah BERLALU…
Namun KETAQWAAN… tak boleh LAYU…
Meski LEBARAN…  telah DATANG…
Nutrisi ILMU…  tak boleh BERKURANG…
Berbekallah di hari TERINDAH…
Tuk menjadi MUSLIM KAFFAH…
“Watazawaduu fainna khoiro zaadit taqwaa..”
Sebaik-baik bekal adalah TAQWA..
= = =
Sahabatku, semoga kita menjadi alumnus Universitas Ramadhan yang sukses dengan gelar ‘MUTTAQIIN’. Berubah dari ULAT berbulu yang ditakuti, menjadi KUPU-KUPU yang cantik dan disukai.. ^_^
Taqobballallahu minna wa minkum. Shiyamana wa shiyamakum.
Selamat Idul Fitri 1434 H. Mohon maaf lahir dan batin..

6 JAMINAN SURGA DARI RASULULLAH

Rasulullah SAW bersabda, "Jaminlah untukku enam hal darimu, aku jaminkan surga untukmu; benar dalam bicara, tepat janji kpd Allah dan manusia, tunaikan amanah, tutup aurat dan jaga kemaluanmu, tahan matamu dari yg haram, dan jaga tangan." (HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Baihaki).
Subhanallah, Rasulullah ternyata akan menjaminkan surga kpd setiap umatnya jika mampu menghadirkan dalam keseharian akhlaknya enam amalan. Pertama, benar dalam setiap pembicaraannya. Setiap kata yg keluar selalu berorientasi hikmah dan tidak ada yg sia-sia. Seseorg yg benar dalam bertutur kata biasanya memiliki kejernihan hati. Sedapat mungkin jejeran kata selalu ada ruhiyahnya dan karenanya tak akan mengecewakan siapapun (QS an-Nisa [4]: 9).
Kedua, menepati janji, baik kpd Allah ataupun manusia. Kpd Allah, sama sekali tidak tebersit untuk mengkhianti-Nya. Pun demikian kpd sesama ciptaan-Nya, tidak ada kezaliman yg diperbuat olehnya. Perwujudan janji yg ditepati adalah dg menunaikan totalitas penghambaan kpd Allah dan Rasul-Nya. Saat taat kpd Allah dan Rasul-Nya, saat itulah kita telah menepati janji. Kita semua sesungguhnya terikat dg janji kpd Allah waktu di alam roh. Seperti ada ikatan primordial yg lekat antara kita sewaktu masih menjadi makhluk ruh dg Sang Pencipta, Rabbul Izzah (QS al-A'raf [7]: 172).
Ketiga, tunaikan amanah. Org yg amanah adalah org yg diberi rasa aman, yaitu sbg buah dari keimanannya kpd Allah. "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kpd yg berhak menerimanya dan apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dg adil ..." (QS an-Nisa [4]: 58).
Keempat, tutup aurat dan jaga kemaluan. Org yg menjaga aurat akan terjaga dan meningkat kehormatannya. ".... Hendaklah mereka menahan pandangannya dan kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yg tampak dari padanya ... (QS an-Nuur [24]: 31).
Kelima, tahan mata dari perkara yg haram. Pada diri sea tiap mata ada hak. Dan di antara hak mata adalah menghindarkannya dari tontonan yg diharam kan. Alquran surah an-Nuur di atas sudah cukup untuk mengingatkan kita supaya menjaga pandangan mata.
Karena itu, akan dijaminkan surga jika seseorg mampu menahan matanya dari hal-hal yg diharamkan seperti tontonan yg mengumbar aurat, film-film atau situs-situs porno. "Tatapan pertama (yg tdk sengaja) hadiah bagimu, sementara tatapan berikutnya bukan milikmu," ujar Ali bin Abi Thalib.
Keenam, jaga tangan. Menjaga tangan berarti menempatkan tangan sesuai fungsinya. Dan fungsi tangan di antaranya menolong siapa pun yg membutuhkan uluran tangannya. Baik diminta ataupun tidak. Menurut Nabi SAW cukuplah keimanan seseorg kpd Allah dan hari Kiamat jika mampu menahan tangannya dari menyakiti saudara atau tetangganya. Semoga Allah selalu hiasi hidup kita dg KEMULIAAN AKHLAK...aamiin


UST H.ARIFIN ILHAM.